Tips Foto Lamaran Kerja Professional

Harus nggak sih kirim foto untuk lamaran kerja?

Beberapa dari kalian pasti bingung apakah foto untuk lamaran kerja memiliki guna sendiri, atau sebenarnya tidak begitu penting. Perlu kamu tahu bahwa foto sebagai lampiran persyaratan kerja merupakan kebijakan dari masing-masing perusahaan yang disesuaikan dengan posisi yang sedang dibutuhkan. Sebenarnya mengirimkan foto lamaran kerja yang disyaratkan oleh perusahaan memiliki manfaat buat kamu sebagai kandidat pelamar.

Baca Juga : Ini Keuntungan Kamu Bergabung di Tim Kecil

Manfaat dari foto lamaran kerja sebagai personal branding. Menurut riset Skill Roads, foto dapat membangun sebuah kepercayaan dan kredibilitas bagi pelamar. Selain itu foto juga bermanfaat untuk menampilkan citra professional yang konsisten. Tidak hanya itu, foto lamaran kerja juga dapat menarik perhatian. Hal ini dikarenakan gambar konten visual dapat lebih menarik perhatian daripada konten tulisan.

Lalu, seperti apa sih foto lamaran kerja professional yang menarik perhatian HRD?

unsplash.com
1. Hindari Selfie

Sebagus-bagusnya hasil selfie kamu, hindari untuk mengirimkannya sebagai foto lamaran kerja. Melansir dari The Balance Career, foto professional tidak hanya dilihat atas dasar baik atau buruknya, tetapi perusahaan akan menilai bagaimana usaha yang kamu berikan. Sebaiknya pergilah ke studio foto, berikan penampilan dan usaha terbaikmu untuk foto professional.

2. Hindari Edit Berlebih

Edit foto yang wajar dilakukan hanya sebatas untuk perbaikan seperti cahaya yang kurang atau memotong dibagian yang kurang rapi. Edit yang perlu dihindari adalah edit foto dengan filter sehingga memungkinkan merubah tampilan asli. Hal ini bisa memperlihatkan bahwa kamu tidak sungguh-sungguh untuk menampilkan dirimu sendiri.

3. Perhatikan Resolusi

Ini menjadi hal yang perlu kamu perhatikan juga. Pastikan resolusi fotomu tinggi agar mencegah hasil foto yang pecah atau blur ketika dicetak, dikirim atau dipasang dalam CV.

unsplash.com
4. Warna Background Foto

Pada umumnya, warna background biasanya ditentukan dari tahun kelahiran seperti warna merah untuk tahun kelahiran ganjil dan background biru untuk tahun kelahiran genap. Namun terlepas dari dua warna tersebut, kamu bisa memilih warna lain sebagai background seperti warna putih, abu-abu, dll. Tapi untuk warna netral, ada baiknya kamu memilih warna putih sebagai background.

5. Tampilkan Pose Terbaik

Berbeda dengan foto KTP yang kaku dan tidak boleh senyum. Dalam foto lamaran kerja, kamu boleh memberikan senyum kecil yang dapat memberikan kesan ramah dan hangat. Selain itu, kamu juga perhatikan posisi bahu dan pundak agar dalam keadaan tegak. Coba untuk tidak menunduk atau bungkuk saat foto. Kamu juga bisa menggunakan posisi foto dari depan atau sedikit serong.

unsplash.com
6. Pakaian Formal

Baju yang pantas digunakan untuk foto lamaran kerja adalah pakaian formal. Usahakan untuk menggunakan kemeja dengan kerah, atau menggunakan blazer. Pemilihan warna pakaian, gunakan warna yang tidak mencolok seperti hitam, putih, abu-abu dan coklat. Pastikan juga tanpa motif ya.

7. Ukuran Foto

Untuk pengambilan foto biasanya bisa close up dan setengah badan. Ukuran foto yang dibutuhkanpun bermacam-macam. Siapkan saja foto dengan ukuran 3 x 4 dan 4 x 6. Ukuran tersebut adalah ukuran standar yang sering digunakan sebagai dokumen pendukung.

Hal diatas merupakan beberapa poin dasar yang perlu kamu perhatikan. Jadi, kamu sudah tahu apa yang perlu kamu persiapkan untuk foto professional kan?

Informasi seputar lowongan kerja terbaru, tips pengembangan diri, dan psikotes online gratis kunjungi EKRUTES.ID disini ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.