Mengenal Perbedaan Generasi X, Y, Z dalam Segi Karakteristik

perbedaan generasi x,y,z

Kamu pasti pernah mendengar istilah generasi X, Y, Z. Meskipun sama-sama generasi yang dianggap lebih aware dengan teknologi setelah generasi baby boomer, tetapi ada banyak perbedaan generasi X, Y, Z dari segi karakteristiknya.

Mulai dari cara berpikir, memandang sebuah permasalahan, cara hidup dan juga karakter dalam berkarir.

Agar kamu lebih paham, bisa lanjut baca rangkuman penjelasannya berikut ini.

Karakteristik Generasi X

Kamu yang lahir di tahun 1965 sampai 1980, berarti termasuk dalam generasi ini.

Generasi X merupakan generasi yang kerap disebut sebagai generasi day care dan juga sandwich. Mengapa begitu?

Disebut generasi day care, karena di tahun-tahun tersebut sudah banyak kasus perceraian dan juga orang tua yang keduanya memilih berkarir serta menitipkan buah hatinya di day care.

Untuk sebutan generasi sandwich, karena generasi X berada diantara dua generasi yang paling populer yaitu generasi baby boomer dan juga generasi Y atau kaum millennial.

Karakter dari generasi X ini diantaranya adalah seperti:

1. Penganut Work Life Balance

Mereka bukan tipe yang ambisius dalam berkarir, tetapi juga bukan berarti tidak bertanggung jawab atau menganggapnya sepele.

Mereka hanya berusaha untuk tetap menikmati hidup di sela aktivitas.

Baca juga: Work Life Balance dan Manfaatnya Dalam Kehidupan Karir

2. Fokus pada Kesuksesan

Kamu yang lahir sebagai generasi X, tidak akan segan menjadikan pernikahan juga memiliki momongan sebagai tujuan hidup yang ke sekian.

Sebab kamu lebih fokus dengan bagaimana mencapai kemapanan.

3. Cenderung Skeptis

Salah satu karakter dari generasi X yang mungkin sedikit menggangu yaitu sikap skeptisnya.

Keengganan untuk terlibat dalam hal-hal yang dinilai tidak membawa keuntungan baginya, menjadi salah satu karakter yang tidak terelakkan.

4. Kreatif

Apabila dibandingkan dengan generasi pendahulunya, generasi X jauh lebih kreatif dan juga banyak ide.

Sebab itulah jika berhubungan dengan berdagang, generasi X jagonya.

Kecintaannya pada hal-hal yang informal, membuatnya lebih luwes dalam menjalin relasi.

5. Mudah Beradaptasi

Generasi ini juga memiliki karakter yang mudah beradaptasi.

Bukan hanya secara sosial, tetapi juga dengan berbagai perkembangan teknologi ataupun peralatan baru.

Mereka bisa dengan mudah menerima juga memahami fungsi juga penggunaan PC sampai dengan teknologi termutakhir saat ini.

Meski mereka hadir di masa awal perkembangan teknologi juga informasi, faktanya tetap bisa mengimbangi perkembangan hingga saat ini.

Generasi Y alias Generasi Millennial

perbedaan generasi x,y,z 2

Bagi kamu yang lahir antara tahun 1980 sampai 1995, artinya termasuk dalam generasi Y alias millennial.

Generasi populer yang menjadi gelombang pertama melewati millenium kedua saat sudah tumbuh dewasa.

Sebab itulah tercetus istilah generasi millenial. Hal itu tidak lepas dari teori gemedgenerasiasi yang diungkapkan pada tahun 1923 oleh sosiolog Karl Manheim.

Berikut ini beberapa karakter yang menjadi ciri khas dari generasi Y atau generasi millenial.

Kamu bisa lihat perbedaan generasi X, Y, Z dari berbagai karakter yang dimiliki oleh masing-masing generasi.

1. Bergantung pada Teknologi

Sikap ambisius untuk dapat menguasai berbagai bidang menjadikan generasi Y sebagai awal lahirnya berbagai teknologi terkini.

Banyak inovasi baru yang hadir seperti start up, ataupun metode belanja secara online yang perlahan tapi pasti mengubah perilaku masyarakat dewasa ini.

Dari situ pada akhirnya melahirkan generasi yang sangat bergantung pada teknologi.

Mereka senantiasa membutuhkan teknologi untuk bisa beraktivitas sehari-hari.

Mulai dari belanja, mengirim pesan, mencari berita bahkan mencari belahan jiwa. Semua dilakukan dengan bantuan teknologi.

2. Keterbatasan Interpersonal

Oleh karena lebih sering menggunakan teknologi, generasi millenial ini memiliki keterbatasan secara interpersonal.

Mereka cukup mudah berinteraksi melalui media sosial, tetapi untuk bersosialisasi secara langsung tidak akan seluwes generasi X pendahulunya.

Baca juga: Perbedaan Keterampilan Interpersonal dan Intrapersonal, Apa Saja?

3. Open Minded

Generasi millenial jauh lebih terbuka dalam menerima berbagai perubahan, baik di bidang teknologi, ekonomi bahkan politik.

Mereka menerima perubahan sebagai hal baru yang menantang dan perlu ditaklukkan. Hal ini tidak lepas dari karakter generasi Y yang cenderung ambisius.

4. Ambisius

Seperti yang sudah dijelaskan pada karakter open mind dan juga bergantung pada teknologi, generasi ini tergolong ambisius.

Didukung dengan tingkat percaya diri yang terbilang tinggi, tidak heran jika generasi ini banyak yang meraih kesuksesan sejak dini.

5. Rentan Mengalami Depresi

Gabungan dari karakter yang penuh ambisi dan lemah dalam bersosialisasi, menjadikan generasi Y begitu mudah terserang depresi.

Mereka sulit menyeimbangkan kesibukan dan juga kebahagiaan dirinya sendiri.

Dari situ bisa disimpulkan, jika kesuksesan tidak selalu menjamin kebahagiaan.

Keseimbangan tetap diperlukan, untuk mendapat ketenangan yang lebih dibutuhkan.

Baca juga: Tips Agar Tidak Bosan Kerja dan Terhindar dari Burnout

Karakter Generasi Z 

Generasi Z ialah mereka yang lahir pada tahun 1995 sampai dengan tahun 2012-an.

Tidak banyak riset yang bisa dihasilkan dari generasi ini, sebab usia yang paling dewasa dari generasi Z saat ini baru sekitar 26 tahun.

Namun dengan melihat fakta yang ada, dimana mereka lahir dan tumbuh di era digital yang serba canggih.

Hal itu memungkinkan lahirnya generasi yang karakteristiknya terdiri dari banyak variasi baik dalam bidang sosial maupun pendidikan.

Berikut ini beberapa analisis singkat terkait karakter dari generasi Z ini.

1. Sangat Menguasai Teknologi

Generasi Z memiliki penguasaan yang jauh lebih baik dari generasi-generasi sebelumnya di bidang teknologi.

Hal ini terbukti dengan banyaknya anak usia dini yang sudah bisa mengoperasikan gadget sendiri saat ini.

Karakter ini menjadi perbedaan generasi X, Y, Z yang paling kentara. Kamu juga pasti dapat melihat fakta ini secara nyata.

2. Cerdas dan Mudah Memahami

Kemampuan dalam menguasai teknologi, menjadikan generasi ini lebih mudah memperoleh informasi, termasuk dalam bidang akademis atau pendidikan.

Tidak heran jika kemudian generasi ini begitu cerdas dan cepat belajar.

Akses informasi yang begitu luas, berikut fasilitas teknologi yang memadai menjadikan generasi ini terbukti lebih cerdas dibandingkan dengan dua generasi sebelumnya.

3. Menyukai Tantangan dan Ingin Terus Berkembang

Karakternya yang suka belajar hal baru serta kreatif, menjadikan generasi ini tidak mudah puas dan ingin berkembang dengan bebas.

Maka dari itu generasi ini sangat cocok jika bekerja pada perusahaan startup yang masih memiliki peluang untuk berkembang dengan luas.

Kreatifitas juga ide-ide segarnya akan sangat berguna.

Kemampuan multitasking yang tidak perlu diragukan lagi, ditambah suka dengan tantangan, menjadikan perusahaan rintisan sebagai arena yang pas untuk dijadikan ajang pembuktian.

Kenali Kepribadian Diri dengan Melakukan Tes Asesmen Melalui Aplikasi Ekrutes.id

Nah, jadi kamu termasuk generasi apa? Setelah mengetahui perbedaan generasi X, Y, Z secara karakteristik, kamu tentu sudah paham sedikit banyak bagaimana karakter dirimu.

Dengan mengenali karakter diri, akan lebih mudah menemukan profesi yang sesuai dengan potensi yang kamu miliki.

Jika ingin lebih mudah, kamu bisa memanfaatkan aplikasi Ekrutes.id dalam hal ini.

Platform digital talent yang akan menghubungkan kamu dengan perusahan penyedia lowongan, sesuai karakter juga keahlian yang kamu miliki.

Dengan Ekrutes.id, proses pencarian kerja akan lebih cepat, mudah dan aman.

Lowongan yang direkomendasikan, semua berdasarkan hasil psikotes online yang akan menganalisa profil, wawasan, keterampilan juga pengetahuan kamu.

Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menemukan karir impian yang sesuai dengan minat juga keahlian.

Ekrutes.id aplikasi pencarian kerja dengan sistem algoritma yang canggih dan terpercaya.

Nah, menarik bukan? Setiap generasi baik itu X,Y,Z memiliki perbedaan daan keunggulan masing-masing.

Untuk menghadapi persaingan sebaiknya kamu terus meningkatkan skill dan update sesuai dengan perkembangan zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *