Apa Itu Self-Love?

Sebelum mencintai orang lain, cintai dirimu sendiri

Akhir-akhir ini banyak sekali yang membahas tentang self-love. Namun sebenarnya apa itu self-love dan bagaimana menerapkannya?

Self-love secara harafiah memiliki arti yaitu mencintai diri sendiri. Menurut psikolog Deborah Khoshaba Psy. D, self-love merupakan keadaan apresiasi terhadap diri sendiri yang bersifat dinamis secara fisik, psikologis, dan spiritual (Psychology Today, 2012).

Baca Juga : Tips Bahasa Tubuh Saat Wawancara

Jika self-love diterapkan, maka akan membantu kamu untuk mudah berpikir positif, termasuk saat marah, kecewa, atau sedih. Membawa manfaat untuk mendapatkan kepuasan hidup karena kamu dapat menerima diri sendiri dalam kondisi apapun. Ketika kamu dapat menerima diri sendiri, maka kamu manjadi lebih mudah untuk merasa percaya diri yang meningkatkan self-esteem. Ketika kamu mudah berpikir positif, mampu menerima diri, dan percaya diri, maka memungkinkan kamu untuk tidak rentan terhadap berbagai gangguan mental.

Berikut beberaa tips menerapkan self-love untukmu;

unsplash.com
1. Kenali Diri Sendiri

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengenali diri sendiri. Kamu bisa menemukan semua jawaban atas dirimu seperti apa yang kamu sukai, apa yang tidak kamu sukai, apa yang ingin kamu lakukan, apa yang sudah kamu lakukan, dan apa yang belum bisa kamu lakukan. Hal ini membantumu untuk kenal dan mengapresiasi dirimu sendiri.

2. Berhenti Membandingkan Dengan Orang Lain

Pada dasarnya sifat defensif dan kompetitif ada di dalam setiap orang. Sifat dasar inilah yang membuatmu akhirnya sering membandingkan dirimu sendiri dengan orang lain. Perlu kalian tahu, tidak ada manusia yang sempurna. Fokus pada tujuan dan pencapaianmu. Dengan begitu kamu tidak akan merasa terbebani. Kebahagiaan dan pencapaian orang lain bisa kamu lihat sebagai bentuk respect, motivasi, dan inspirasi untukmu.

3. Ketahui Rasa Takut

Kamu punya ketakutan terhadap sesuatu? Rasa takut itu wajar dan manusiawi kok. Kamu hanya perlu tahu rasa takutmu seperti, kapan dan kenapa rasa takut itu bisa muncul. Jika kamu sudah mengetahuinya maka evaluasi, mana ketakutan yang bisa atasi dan sama sekali tidak dapat kamu atasi. Dengan begitu, evaluasi ini dapat membantumu meringankan kecemasan saat akan menghadapi sesuatu.

unsplash.com
4. Jangan Khawatir Pendapat Orang Lain

Bahagiamu, pilihan kamu. Bahagia orang lain, bukan tanggung jawabmu. Maka dari itu, jangan khawatir dengan komentar orang lain terhadapmu supaya tidak menambah rasa khawatir, stress yang tidak perlu. Apa yang menurut orang lain akan membahagiakanmu, belum tentu baik untukmu. Kamu hidup bukan untuk membahagiakan dan memenuhi keinganan orang lain.

5. Bergaul Dengan Yang Positif

Memang, kamu dapat berteman dengan siapa saja. Tapi, cobalah untuk lebih bijak dalam memilih teman. Carilah teman yang dapat menerima dirimu apa adanya, membangun dan memotivasimu untuk menjadi pribadi terbaik versi dirimu. Dengan begini, kamu akan dibantu oleh lingkunganmu untuk terus mengingat dan menerapkan self-love dalam dirimu.

Self-love tidak mengajarkan kita untuk tidak peduli dengan orang lain. Tapi, self-love mengajarkan untuk mencintai diri sendiri agar dapat membagikan cinta kita sendiri ke lebih banyak orang lain. Tetaplah berbuat baik, peduli dan berempati kepada orang lain.

Informasi seputar lowonga kerja terbaru, tips pengembangan diri dan karir serta psikotes online gratis kunjungi EKRUTES.ID disini ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.