Jenis Akuntan Serta Tugas dan Tanggung Jawab Kepada Perusahaan

jenis tugas dan tanggung jawab akuntan

Tertarik menjadi seorang akuntan? Jangan salah, profesi ini tidak melulu bekerja di sebuah perusahaan, lho. Kamu juga bisa bekerja pada perorangan atau individu.

Di negara kita Indonesia juga dikenal beberapa jenis profesi yang berhubungan dengan akuntansi.

Dimana, setiap jenis akuntan memiliki tanggung jawab serta memberikan manfaat yang berbeda-beda. Ingin tahu lebih jelasnya? Lanjut baca artikelnya, ya!

Apa sih Akuntan Itu?

Akuntan menurut KBBI diartikan sebagai ahli akuntansi. Dimana tugasnya adalah menyusun, mengawasi, membimbing serta melakukan perbaikan pada tata buku maupun administrasi dari sebuah instansi pemerintahan maupun perusahaan.

Dari definisi tersebut dapat disimpulkan jika tanggung jawabnya cukup kompleks.

Bukan hanya melakukan monitoring atas aliran dana, tetapi juga melakukan verifikasi atas keabsahan juga akurasi dari setiap transaksi.

Mereka juga berkewajiban untuk memastikan bahwa setiap transaksi dilakukan sesuai ketentuan.

Selain itu semuanya harus tercatat secara rinci untuk dijadikan sebuah laporan.

Tanggung Jawab Sebagai Seorang Akuntan

profesi akuntan

Dalam pengertiannya, kamu pasti sudah memperoleh sedikit gambaran dari tugas atau tanggung jawab seorang akuntan.

Namun untuk tanggung jawab yang lebih spesifik lagi, kamu bisa simak rangkuman berikut ini.

  1. Mencatat keseluruhan transaksi keuangan, membuat pembukuan dan kemudian menjadikannya sebagai laporan keuangan yang nantinya dijadikan rekomendasi kepada pimpinan.
  2. Memeriksa hasil penghitungan pajak juga laporan keuangan yang dibuat oleh staf bagian keuangan sebagai bagian dari tugas verifikasi.
  3. Melakukan pemeriksaan, pemetaan juga mengantisipasi setiap kemungkinan atau indikasi kecurangan dalam keuangan dalam organisasi atau perusahaan.
  4. Membuat analisa serta susunan informasi audit keuangan secara berkala.
  5. Membuat rencana untuk mengendalikan kemungkinan kecurangan pada setiap transaksi.
  6. Melakukan evaluasi terhadap laporan atas anggaran perusahaan atau organisasi.
  7. Melakukan konsultasi dalam rangka  riset keuangan dan juga pelatihan akuntansi.

Baca juga: Serba Serbi Karir Personalia: Pengertian, Fungsi, Tugas, dan Gaji

Pedoman Kode Etik di Bidang Akuntansi

Hal paling mendasar yang harus dimiliki oleh seorang akuntan ialah kejujuran.

Oleh sebab itu terdapat kode etik yang harus dipegang teguh selama menjalankan profesi tersebut.

Di setiap negara yang berbeda memiliki kode etik yang berbeda pula dan dibentuk oleh organisasi yang menaungi profesi akuntan.

Di Indonesia sendiri kode etik disusun oleh IAI.

Dengan adanya pedoman kode etik tersebut, diharapkan dapat menjadi landasan para akuntan untuk bertanggung jawab dan beretika atas profesinya.

Adapun rincian kode etik tersebut, yaitu:

  1. Tanggung jawab atas profesinya sebagai akuntan. Diantaranya yaitu senantiasa profesional serta melibatkan pertimbangan moral dalam menjalankan tugasnya.
  2. Bekerja untuk kepentingan publik. Jadi setiap tindakan mereka ialah demi kepercayaan dan kepentingan publik. Dalam menjalankan tugasnya juga harus tetap memegang teguh profesionalitas.
  3. Senantiasa memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tanggung jawabnya agar dapat memelihara bahkan meningkatkan kepercayaan publik.
  4. Harus menjaga objektivitas dalam segala hal yang berhubungan dengan perhitungan.
  5. Berkompeten dan waspada.
  6. Menjaga kerahasiaan informasi atas penghitungan dan pengolahan data.
  7. Selalu bekerja sesuai dengan standar teknis yang ada.

Baca juga: Ingin Berkarir di Bidang Finance? Cek Dulu Peran dan Tugas Profesi Ini!

Jenis-Jenis Akuntan

Tugas atau tanggung jawab yang cukup kompleks, menjadikan profesi akuntan terdiri atas berbagai jenis berbeda.

Jenis-jenis tersebut umumnya disesuaikan dengan tempat atau sektor kerjanya.

1. Akuntan Publik

Jenis pertama yaitu akuntan publik atau eksternal.

Biasanya mereka yang menekuni profesi ini memiliki kantor sendiri dan menawarkan jasanya bagi kepentingan umum.

Singkatnya mereka bersifat independen.

Contoh jasa yang ditawarkan diantaranya seperti konsultasi manajemen dan juga penyusunan laporan keuangan, perpajakan, membuat susunan sistem dan masih banyak lagi layanan lainnya.

2. Akuntan Pemerintah

Sesuai dengan sebutannya, mereka bekerja di instansi atau lembaga pemerintahan.

Sebut saja seperti BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) dan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan).

Adapun tanggung jawab dari seorang akuntan pemerintah adalah mengawasi serta memeriksa aliran dana negara.

Selain itu, mereka juga merancang sistem akuntansi bagi pemerintah

3. Akuntan Pendidik

Jenis akuntan yang satu ini fokus pada dunia pendidikan. Tugasnya yaitu menyusun kurikulum serta mengajarkan pendidikan akuntansi.

Di samping itu mereka juga harus bisa melakukan penelitian guna mengembangkan ilmu akuntansi.

Artinya, mereka menjadi pengajar sekaligus pengembang ilmu pendidikan akuntansi.

Baca juga: Ingin jadi Sekretaris? Yuk Perhatikan Ini Dulu!

4. Akuntan Internal

Untuk jenis yang keempat ini yang banyak ditemui pada perusahaan.

Baik sebagai staff, kepala bagian bahkan sampai direktur keuangan.

Akuntan internal bertugas untuk membuat susunan sistem akuntansi perusahaan, menyusun laporan yang diperuntukkan bagi pihak luar dan juga membuat susunan anggaran.

Bahkan mereka juga turut menangani masalah pajak dalam perusahaan.

5. Akuntan Syariah

Jenis profesi ini belum terlalu familiar di sini. Umumnya mereka bekerja di instansi yang menerapkan syariat islam pada pengelolaan keuangannya.

Kinerja mereka disesuaikan dengan standar akuntansi syariah. Selain itu mereka juga berpedoman pada keputusan MUI.

6. Akuntan Pajak

Di beberapa perusahaan besar, sudah menerapkan pengklasifikasian tugas akuntan.

Oleh sebab itu lantas muncullah sub profesi yaitu akuntan pajak.

Dimana tugasnya khusus membuat catatan dan pembukuan pajak.

Mereka juga mengatur keuangan yang nantinya akan dilaporkan pada Direktorat Jenderal Pajak.

Manfaat Profesi Ini Bagi Perusahaan

Dalam sebuah perusahaan, keberadaan akuntan bukan hanya sebatas bekerja sesuai tanggung jawabnya saja.

Dengan adanya mereka, perusahaan memperoleh beberapa manfaat seperti:

  1. Ada lebih banyak waktu bagi pemilik usaha untuk melakukan pengembangan di sektor lain, karena tugas keuangan yang komplek sudah di handle oleh profesi ini.
  2. Meminimalisir kesalahan. Tanggung jawab yang sangat komplek, membutuhkan tenaga yang memang ahli di bidangnya. Sebab itulah keberadaan mereka yang memang qualified  mampu menghindarkan perusahaan dari kesalahan perhitungan ataupun laporan keuangan.
  3. Menjadikan alokasi dana atau anggaran perusahaan lebih tepat dan efisien.
  4. Sesuai kode etik yang mengedepankan objektivitas, menjadikan mereka salah satu yang berkompeten dalam memberi saran bisnis juga pertimbangan pengalokasian dana.
  5. Membantu perusahaan mengatasi permasalahan perpajakan dengan cepat dan tepat.

Nah, setelah mengetahui seluk beluk dari akuntan, apakah kamu masih tertarik dengan profesi ini? Jika iya, maka persiapkan dirimu agar dapat memenuhi kualifikasinya.

Setelah yakin kamu cukup berkompeten untuk menempati posisi tersebut, kamu bisa mulai bergabung dengan Ekrutes.id.

Kamu akan mudah menemukan lowongan akuntan dari perusahaan yang terpercaya.

Ekrutes.id merupakan platform digital talent yang menjembatani para pencari kerja dengan perusahaan terpercaya dan tengah membuka lowongan.

Setiap lowongan yang direkomendasikan juga disesuaikan dengan profil juga kemampuanmu.

Selain itu, Ekrutes.id dilengkapi fitur psikotes online sebagai metode asesmen sehingga lebih cepat dan efektif dalam menyesuaikan talent atau pelamar dengan perusahaan.

Hasilnya pun terbukti reliable dan juga valid.

Dengan menggunakan aplikasi Ekrutes.id, kamu bisa mengecek kredibilitas perusahaan melalui real review yang diberikan oleh pegawai ataupun kandidat lainnya.

Oleh sebab itu akan lebih kecil kemungkinan kamu menjadi korban penipuan.

Dapatkan pengalaman memperoleh karir impian dengan cepat, mudah dan aman hanya dengan Ekrutes.id!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *