Tes Kepribadian MBTI untuk Mengenal Potensi Diri dan Keuntungannya

tes kepribadian MBTI

Pernah dengar istilah tes kepribadian MBTI (Myers-Briggs Type Indicator)? Tes ini akhir-akhir ini cukup populer karena bisa diakses langsung melalui situsnya.

Prinsipnya sama dengan tes psikologi. Tujuan dari tes kepribadian MBTI ini adalah untuk mengenal pribadi seseorang.

Bagi kamu yang sedang menempuh pendidikan, mencari pekerjaan atau sudah berkarir pun tes psikologi masih diperlukan.

Dengan mengikuti tes psikologi, kamu bisa lebih mengenali dan meningkatkan potensi positif dalam diri.

Di sisi lain, kamu juga bisa mengetahui kekurangan pada diri sehingga bisa segera memperbaiknya.

Beberapa permasalahan dalam hidup biasanya diawali karena kamu tidak mengenal karakter diri sendiri apalagi sifat orang lain.

Banyak orang tidak memiliki kepintaran dari segi akademis namun justru sukses sebab mereka fokus dalam memaksimalkan bakatnya.

Berikut adalah keuntungan yang dapat kamu dapat setelah mengikuti tes kepribadian MBTI

1. Mengetahui Tipe Kepribadian

tes kepribadian MBTI

Keuntungan mengikuti tes kepribadian MBTI adalah mengetahui tipe diri kamu itu seperti apa.

Tes ini digunakan untuk mengukur watak seseorang dari cara dia berpikir serta bertingkah laku.

MBTI atau Myers-Briggs Type Indicator memisahkan kepribadian seseorang menurut 4 dimensi berdasarkan 8 sifat dasar.

Introvert vs Extrovert, Intuition vs Sensing, Thinking vs Feeling, dan Judging vs Perceiving.

Jadi jika dipisahkan dalam maka terdiri atas 16 sifat. Setiap sifat tidak ada yang lebih baik atau buruk.

Hanya cara pikir dan cara kerjanya saja yang berbeda. Meski terdiri dari banyak sekali karakter yang dikelompokkan semua memiliki sisi positif dan negatif sendiri.

Jika digali dan diolah secara maksimal, maka akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam hidup.

Melalui tes kepribadian seperti MBTI kamu bisa tahu bagaimana harus bersikap.

Hal ini karena jika kamu sudah tahu tentang diri kamu, maka kamu berusaha sebisa menjaga image tersebut.

Baik ketika sedang bersama orang lain maupun sendiri.

Baca juga: Ingin Lebih Mengenal Karakter? Inilah Jenis Tes Kepribadian Cocok untuk Anda!

2. Mengetahui Bakat dan Potensi Paling Dominan

Tes Kepribadian MBTI sangat penting karena bisa mengklasifikasikan bakat dan potensi paling baik dari diri kamu.

Kamu akan membutuhkannya pada saat melamar pekerjaan yang lebih profesional.

Bukan rahasia lagi banyak karyawan memutuskan keluar dari pekerjaan yang telah memberinya kemapanan dengan alasan bukan passion.

Sehingga selama bertahun-tahun bekerja merasa tidak menjadi diri sendiri.

Padahal pada saat wawancara pekerjaan selalu ditanyakan apa yang menjadi potensi, atau apa value kamu.

Meski tidak disalahkan, namun banyak orang menjawab sekenanya saja menurut buku panduan, bukan berdasarkan kenyataan.

Bisa jadi kamu menempuh pendidikan yang berbeda dari keterampilan dan kemudian bekerja sesuai bidang ilmu yang telah dipelajari.

Kamu harus tahu bahwa bekerja sesuai bakat bisa membuatmu merasa lebih tenang dan hasilnya bisa lebih maksimal.

Bakat dan potensi seseorang pada dasarnya bisa dibaca dari pola kerjanya setiap hari.

Perusahaan perlu memberikan perhatian supaya bisa menempatkan orang paling tepat sesuai dengan posisi yang paling strategis.

Bagaimana dengan pelajar dan mahasiswa?

Tes ini tidak kalah penting dilakukan untuk menentukan minat belajar.

Terutama ketika anak sudah memasuki tingkat penjurusan seperti SMA dengan pilihan di kelas Bahasa, IPA, dan IPS.

Sehingga selama mengikuti kegiatan belajar mengajar tidak akan ada yang namanya stress.

Lebih mudah menemukan minat untuk melanjutkan kuliah sesuai pelajaran yang pernah didapat dan dia tekuni.

Bukan hanya mengikuti tren sekolah atau seangkatan saja tetapi memiliki pendirian kuat ketika berhadapan dengan banyak pilihan.

Bisa jadi berbeda dari kebanyakan orang tetapi justru membuat kesuksesan dalam hidup jadi lebih dekat.

3. Sebagai Sarana Evaluasi

Keuntungan lain dari tes kepribadian MBTI adalah sebagai sarana evaluasi.

Kamu bisa menemukan dimana titik lemah kamu terutama berkaitan dengan pekerjaan, bakat, dan minat.

Banyak kasus tidak cocok pada sebuah pekerjaan berkaitan dengan pergaulan.

Misalnya saja seperti tidak dapat bekerja sama dengan orang lain karena memiliki sifat introvert.

Pribadi ini sulit berkomunikasi dengan orang lain dan memilih mengerjakan semuanya sendiri.

Akibatnya pekerjaannya tentu jadi lebih lama selesai.

Kelemahan paling dalam hanya bisa diketahui oleh diri sendiri dan terbantu dengan tes.

Jadi selama menjalani pekerjaan bisa menghindari hal-hal yang dapat mengganggu hubungan antar rekan kerja dan kelancaran tugas.

Dari tes kepribadian kamu dapat memimpin diri sendiri.

Mampu mengelola emosi berlebihan yang dapat mengganggu kestabilan semangat kerja.

Kemampuan ini tidak semua orang memilikinya dan lebih mengutamakan ego.

Tes kepribadian MBTI membantu kamu menempatkan kelebihan dan kelemahan sesuai porsinya.

Target karir yang kamu miliki bisa mudah tercapai karena fokus dalam bekerja.

Bukan sekedar melaksanakan kewajiban kemudian mendapat bayaran bulanan.

Kamu akan terdorong memberikan yang lebih untuk perusahaan.

Demi aktualisasi diri kamu dan menunjukkan bahwa kamu merupakan pribadi yang positif.

Tidak menutup kemungkinan karir kamu naik tajam bila mencoba melakukan tes ini.

4. Mengetahui Berbagai Macam Kepribadian Orang

Dengan hasil tes kepribadian MBTI, kamu bisa mengenali orang lain.

Dalam pekerjaan atau hubungan asmara lebih mudah menemukan partner paling cocok untukmu.

Berikut 16 macam kepribadian menurut MBTI, antara lain:

  1. Pemberi, pengajar
  2. Pemberi inspirasi dan juara
  3. Pelaksana dan panglima
  4. Visioner dan penemu
  5. Pengasuh dan penyedia
  6. Pemeran dan pemain
  7. Pelindung dan pengawas
  8. Pelaku dan promotor
  9. Pelindung dan penasehat
  10. Idealis dan penyembuh
  11. Ilmuwan dan pengatur pikiran
  12. Pemikir dan arsitek
  13. Pemelihara dan pelindung
  14. Seniman dan penggubah
  15. Pekerja keras dan pengawas
  16. Mekanik dan pengrajin

Setidaknya tes ini membuatmu lebih mudah memahami orang lain dengan cara yang lebih baik.

Karena sudut pandangmu berubah terhadap orang di sekitar, jadi pemikirannya juga berubah.

Sehingga itu akan membuatmu lebih mudah menerima dan memahami perbedaan masing-masing orang yang ada di lingkunganmu.

Jadi jika kamu nantinya diharuskan bekerja dalam tim akan lebih mudah mengkoordinasikan.

Menentukan siapa saja yang paling potensial membantu pekerjaan sesuai dengan porsi dan keahliannya masing-masing terutama berkaitan dengan kepribadian.

Semua kepribadian merupakan hasil pemikiran yang bisa didapatkan dari mengikuti tes dengan benar.

Tidak bisa diperkirakan pada diri seseorang berdasarkan satu sudut kamu saja. Namun harus ada bukti otentik di dalamnya.

Baca juga: 13 Manfaat Psychometric Test untuk Perusahaan, Ini Penjelasannya!

5. Membantu menentukan pekerjaan yang cocok

Selain bisa membantumu supaya lebih mengenal diri sendiri, tes ini juga bisa membantumu menentukan pekerjaan, minat, dan karir seperti apa yang paling cocok denganmu.

Misalnya saja bila ternyata didapati bahwa tipe kepribadianmu adalah INTJ dalam tes MBTI ini.

Dimana seorang INTJ pasti bisa menuangkan kreativitas, menyempurnakan setiap detail kehidupannya, dan rasionalitas.

Sehingga dengan karakter yang seperti itu sangat cocok sekali bekerja menjadi system analyst, manajer proyek, dan juga marketing strategist.

Dengan mengetahui beberapa hal di atas, otomatis itu akan membantumu bisa lebih memaksimalkan keahlianmu untuk menemukan pekerjaan terbaik.

Beruntungnya untuk mengikuti tes psikologi sekarang bisa kamu lakukan di rumah.

Unduh aplikasi Ekrutes.id untuk mengakses tes psikologi atau asesmen secara online.

Sehingga kamu bisa mengenal lebih jauh diri sendiri dan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan passion kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.