Penerapan Filosofi Kaizen di Lingkungan Kerja

Dalam dunia kerja, ada filosofi atau metode manajemen yang terkenal yaitu Kaizen, buat kamu yang belum tahu pengertian metode ini, jangan khawatir karena artikel ini akan membahas dengan rinci tentang filosofi ini dalam dunia kerja.

Nah, langsung saja simak ulasan lengkap tentang metode kaizen berikut ini

Pengertian Kaizen

Kaizen merupakan istilah yang berasal dari Bahasa Jepang.

Secara bahasa, istilah tersebut berarti perubahan menjadi lebih baik, perbaiki, atau perbaikan yang berkelanjutan.

Jadi, kaizen merupakan filosofi yang kerap kali diterapkan dalam dunia kerja untuk menciptakan perubahan kecil yang berkelanjutan hingga membuat perusahaan menjadi lebih baik.

Kaizen juga seringkali disebut sebagai budaya kerja dalam sebuah perusahaan.

Pasalnya, penerapan kaizen ini perlu melibatkan kerja sama dan komunikasi yang baik antara semua elemen perusahaan.

Dengan adanya kaizen, maka proses produksi dalam sebuah perusahaan bisa menjadi lebih efisien dan terstandarisasi.

Kaizen juga memberikan dampak positif di bidang lainnya, seperti kualitas produksi, biaya, manajemen, keselamatan kerja, dan kondisi kerja.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Ikigai dan Aplikasinya dalam Keseharian

Mengapa Perlu Menerapkan Kaizen di Dunia Kerja?

penerapan kaizen 3

Penerapan budaya kerja ini memiliki banyak manfaat, baik untuk karyawan maupun perusahaan.

Jika kamu bisa menerapkan budaya kerja ini dengan sukses, maka bisa memenuhi 3 kebutuhan penting karyawan.

Lantas, apa sajakah tiga kebutuhan krusial tersebut?

Pertama, kaizen akan menciptakan perasaan terhubung dengan rekan kerja, pekerjaan, dan tujuan organisasi.

Selain itu, budaya kerja ini juga bisa membuka peluang untuk memecahkan masalah dengan menggunakan solusi yang praktis dan kreatif.

Terakhir, kaizen juga bisa menciptakan rasa kesadaran dan saling memiliki ketika proses penerapannya berlangsung.

Dengan demikian, menerapkan budaya kerja ini berarti cara untuk terlibat dalam proses pengembangan budaya kerja perusahaan yang terus-menerus.

Jika kamu terlibat aktif dalam proses penerapannya, maka hal ini akan berdampak baik untuk perkembangan karir kamu.

Selain itu, jika kamu mengajak semua anggota tim untuk turut berpartisipasi dalam penerapan kaizen, maka anggota tim bisa bekerja lebih efektif.

3 Hal yang Harus Dipatuhi dalam Penerapan Kaizen 

Dalam proses penerapan kaizen di sebuah perusahaan, semua anggota dalam perusahaan tersebut harus mematuhi setidaknya 3 hal berikut ini.

1. Pemeliharaan Tempat Kerja (5S)

Hal pertama yang harus kamu patuhi yaitu harus bisa memelihara tempat kerja dengan prinsip 5S, yaitu Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke.

Dalam Bahasa Indonesia, 5S tersebut berarti Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin.

Jadi, setiap karyawan perusahaan harus mematuhi aturan tersebut pada setiap langkah 5S.

2. Menghilangkan Pemborosan

Hal kedua yang perlu dipatuhi yaitu menghilangkan pemborosan.

Kamu harus membuang semua hal atau kegiatan yang tidak memiliki nilai tambah.

Jadi, perusahaan akan lebih fokus terhadap sumber daya perusahaan apa yang memberikan nilai tambah dan sumber daya perusahaan mana yang tidak.

Hal ini karena perusahaan yang menerapkan kaizen berarti lebih menekankan pada penghapusan pemborosan dibandingkan dengan penambahan investasi.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Moodboard Serta Cara Membuatnya

3. Standardisasi

Sebuah kemajuan atau kesuksesan merupakan hasil dari perubahan kecil yang berkelanjutan yang memiliki hubungan dengan jasa atau produk.

Menurut filosofi kaizen, tidak ada istilah kesempurnaan, karena tidak ada satupun kemajuan sistem yang memenuhi standar ideal.

Hal ini karena selalu ada tempat untuk melakukan perkembangan, yakni dengan cara menghilangkan usaha yang tidak memberikan nilai tambah, dan melanjutkan usaha yang memberikan nilai tambah.

Cara untuk Menerapkan Filosofi Kaizen

Cara menerapkan filosofi yang satu ini bisa untuk perusahaan besar maupun dalam pengembangan suatu tim.

Nah, maka dari itu kamu perlu tahu cara penerapan yang tepat untuk filosofi satu ini agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Berikut ini tahapan-tahapan yang perlu kamu lakukan jika ingin menerapkan kaizen.

1. Analisis Performa Saat Ini

Apabila kamu ingin mengembangkan suatu perusahaan atau tim, maka lakukanlah analisis dari performa kerja karyawan pada saat ini.

Untuk melakukan analisis ini, kamu bisa menggunakan metode performance appraisal agar bisa menjadi panduan kamu dalam melakukan analisis.

Selain itu, kamu juga perlu bersikap kritis saat menganalisis suatu keadaan, agar perubahan yang terjadi bisa bertahan lama dan memiliki dampak yang positif.

2. Pikirkan Hal Kecil

Cara selanjutnya yaitu pikirkan juga ide kecil yang bisa memiliki dampak besar untuk jangka waktu panjang.

Jangan hanya terpaku pada ide-ide besar saja, dan cobalah memiliki hal-hal kecil.

Sebagai contoh, kamu bisa mengajukan ide untuk menyelesaikan banyak pekerjaan dengan manajemen waktu yang lebih baik.

Hal ini bisa memberikan dampak yang besar karena bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas kerja kamu.

3. Ciptakan Lingkungan Saling Mendukung

Cara yang selanjutnya yaitu kamu harus menciptakan lingkungan kerja yang saling mendukung dalam sebuah tim untuk mengajukan ide dan berbicara.

Jika ternyata ide yang diajukan tidak berhasil sesuai rencana, maka lakukanlah perbaikan.

Jangan menimpakan kesalahan tersebut kepada anggota tim kamu karena hal inilah yang filosofi ini sarankan.

4. Jangan Terpaku pada Kesempurnaan

Seperti penjelasan sebelumnya, filosofi ini tidak mengenal kata kesempurnaan.

Hal ini karena filosofi atau metode ini diterapkan bukan untuk mencari kesempurnaan, tetapi untuk melakukan perbaikan terhadap suatu sistem agar menjadi lebih efektif.

5. Akui Kesuksesan

Jika kamu mendapatkan kesuksesan, akuilah kesuksesan tersebut dengan cara merayakan keberhasilan dan peningkatan terlepas dari besar kecilnya keberhasilan tersebut.

Baca juga: Self Awareness Penting Di Lingkungan Kerja? Ini Dia Alasannya!

6. Pakai Metode Manajemen Lainnya

Kaizen merupakan metode atau filosofi yang mencari cara agar bisa melakukan perbaikan untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Akan tetapi, bisa saja metode ini masih kurang pas ketika kamu mengimplementasikannya.

Wajar saja jika kamu merasa ingin menggunakan metode lainnya yang mungkin lebih efektif.

Jika demikian, gunakan saja metode manajemen lainnya yang tersedia, seperti metode SMART.

Apa itu metode SMART?

SMART adalah singkatan dari specific, measurable, actionable, relevant, time bound. 

Metode ini merupakan metode yang paling sering digunakan secara bersamaan dengan metode kaizen.

Selain metode SMART, kamu juga bisa menggunakan metode lainnya yang efektif untuk tim kamu.

Tujuan dan Manfaat Kaizen dalam Dunia Kerja

Lantas, apa sebenarnya tujuan dan manfaat dari penerapan kaizen dalam dunia kerja?

Tujuan dan manfaat pertama setelah menerapkan kaizen dalam dunia kerja yaitu menghindari biaya tersembunyi.

Maksudnya adalah perusahaan bisa menerapkan biaya tersembunyi yang menyebabkan pemborosan dalam proses produksi.

Manfaat yang kedua yaitu bisa memberikan nilai tambah terhadap kegiatan operasional produksi.

Dengan demikian, perusahaan bisa meningkatkan kualitas dari hasil produksi dengan mengeluarkan biaya terendah.

Selain itu, perusahaan juga bisa mempercepat waktu pengiriman ke para klien.

Tujuan lainnya yaitu bisa membuat perubahan dalam waktu singkat dan biaya rendah.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang metode manajemen kaizen.

Selain metode tersebut, masih ada metode dan tips lainnya yang dapat mengembangkan karir kamu di Ekrutes.id.

Dengan menggunakan Ekrutes.id, kamu bisa mengetahui seputar lowongan kerja dan tips menarik lainnya untuk pengembangan karir.

Nah, jika kamu tertarik untuk menggunakan Ekrutes.id, yuk unduh aplikasinya segera di Play Store!

Sekian penjelasan tentang apa itu kaizen dan semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *