5 Istilah Psikologi Yang Mungkin Pernah Terjadi Pada Kamu

Tahukah kamu, tanpa disadari beberapa kata yang sering kamu pakai bisa jadi merupakan bagian dari istilah psikologi?

Memiliki ketertarikan di dunia psikologi atau tidak, nyatanya saat ini mempelajari berbagai macam bahasa dan istilah dari berbagai bidang merupakan suatu pengetahuan umum. Namun, mempelajarinya secara mandiri terkadang mengakibatkan kebingungan atau salah penafsiran. Hal ini akan mengakibatkan dampak seperti miskomunikasi.

Banyaknya fenomena salah penafsiran yang terjadi, maka dalam artikel ini kita akan kupas beberapa istilah psikologi yang mungkin sudah kamu dengar atau justru masih asing di telinga kamu.

Baca Juga : Tingkatkan Self-Confidence Agar Tidak Merugi!

1. Social Loafing

Dalam kehidupan sehari-hari, apalagi di masa sekolah pasti kita semua sering terlibat kegiatan kerja kelompok. Masalahnya, ketika dalam kegiatan kerja kelompok terkadang terdapat beberapa orang yang justru terlihat santai seperti tidak ikut bekerja. Nah.. keadaan ini sebenarnya disebut social loafing.

Social Loafing adalah fenomena yang mana satu atau sebagian anggota kelompok tidak mengerjakan tugasnya secara maksimal karena merasa ada anggota lain yang bertanggung jawab atas tugas kelompok tersebut (Pandeirot & Aseng, 2017).

unsplash.com
2. Halusinasi

Pasti kamu sering dong dengar kata ini? Dalam bidang psikologi, halusinasi merupakan persepsi dari sensori yang salah dan muncul tanpa adanya sumber atau stimulus eksternal (Gazzaniga dkk., 2011). Halusinasi sendiri sangat beragam, yang jelas biasanya terkait dengan panca indera seperti penciuman, pendengaran hingga pengelihatan.

Contohnya, individu yang mengalami halusinasi pendengaran merasa bahwa terdapat suara drum yang sangat keras, padahal nyatanya tidak ada sumber suara atau benda yang mengeluarkan suara.

3. Catharsis

Siapa disini yang kalau lagi marah langsung cari tempat untuk bisa teriak sekencang-kencangnya? Yap! Sebagian besar dari kita pasti tanpa disadari pernah melakukan hal ini.

Berdasarkan American Psychological Association, catharsis merupakan bentuk pelepasan emosi atau perasaan yang berkaitan dengan trauma yang ditekan ketika pengalaman traumatis tersebut terulang atau terpikirkan kembali. Mudahnya, catharsis merupakan upaya untuk melepaskan diri dari perasaan negatif seperti kemarahan ketakutan, kesedihan, dendam, dll.

unsplash.com

4. Psychosomatic 

Dalam ilmu psikologi maupun medis istilah ini sering digunakan untuk menjelaskan fenomena ketika seseorang menyatakan keluhan fisik yang diduga akibat dari stress, depresi, takut dan cemas. Keadaan ini tanpa disadari sering terjadi pada kita loh! Contohnya, ketika kamu akan menghadapi ujian biasanya beberapa dari kita terkadang merasa demam, mual, atau sakit perut.

Sampai saat ini dalam dunia medis, untuk mendiagnosa apakah pasien benar sakit atau psychosimatic harus melewati serangkaian tes karena tidak menunjukkan gejala yang spesifik.

5. Mnemonics

Mungkin beberapa dari kalian jarang mendengar istilah ini, tapi beberapa bidang seperti pendidikan mungkin pernah mendengarnya. Mnemonics merupakan strategi tertentu yang digunakan untuk meningkatkan ingat dari informasi baru dengan cara menghubungkan dengan ingatan yang sudah ada (Gazzaniga dkk., 2011).

Terkadang istilah ini sering disebut dengan “jembatan keledai”. Kamu tentu sudah tau dan hafal berbagai macam warna. Namun, ketika kamu diminta untuk menyebutkan warna pelangi, bisa jadi kamu justru kebingungan sendiri. Maka dari itu, saat ini kita semua mengenal kata “mejikuhibiniu” untuk membantu kita mengingat warna pelangi.

Jadi, apakah dalam kehidupan sehari-hari kamu sering menggunakan kata tersebut? Atau justru kamu baru mengetahui artinya sekarang? Yap! Tidak ada salahnya mempelajari ilmu pengetahuan baru ya. Untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan umum yang lebih luas lagi, kamu bisa cek disini ya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.