BERKARIR DI DUNIA STARTUP, BACA INI DULU!

Siapa yang disini nonton drama korea berjudul “Start-up”? Lihat kehidupan berkarir di dunia startup yang didominasi oleh anak muda dan work culture yang fleksibel rasanya jadi pengen kerja di dunia startup juga ya.

Julukan startup sendiri sudah muncul di akhir tahun 90an sampai awal tahun 2000an. Startup ini ditujukan untuk sebuah bisnis yang baru beroperasi pada fase pengembangan produk dan pencarian target market. Saat ini, startup semakin mengerucut untuk mendeskripsikan suatu bisnis yang inovatif dan berbasis teknologi. Jika dilihat dari sisi operasional, tentu saja berbeda dari perusahaan yang sudah lama beroperasi. Perusahaan startup cenderung masih memiliki sistem dan budaya yang belum terbentuk sempurna, sehingga wajar saja apabila sistem absensi masih manual, atau SOP (Standard Operating Procedure) untuk beberapa posisi belum terbentuk.

unsplash.com

Terlepas dari kekurangannya, perusahaan startup bisa menguntungkan untuk kamu para fresh graduate. Jika kamu bergabung dalam perusahaan startup, tanpa disadari kebiasaanmu dan kepribadianmu memiliki andil dalam pembentukan work culture. Selain itu, perusahaan startup biasanya tidak memiliki banyak karyawan, sekitar kurang dari 50 karyawan. Keadaan ini menguntungkanmu, karena prestasi dan pekerjaan apapun yang kamu lakukan akan mudah dilihat oleh atasan kamu. Kalau kamu memang berprestasi dan banyak berkontribusi, bisa jadi kamu lebih cepat untuk naik jabatan loh!

Ketika kamu mendapatkan pekerjaan, sudah pasti kamu berharap untuk bisa bertahan lama di perusahaan tersebut dan mendapatkan jenjang karir. Nah, ada baiknya kamu perhatikan beberapa poin ini dulu sebelum masuk di perusahaan startup.

Baca Juga : Employer Branding, Posisi Yang Lagi Viral!

1. Siap Menjadi Fleksibel

Startup merupakan suatu bisnis baru, jadi sangat memungkinkan jika akan ada banyak perubahaan seiring dengan perkembangan bisnis startup sendiri. Kamu harus memiliki kemampuan adaptasi yang baik untuk dapat menerima perubahan-perubahan ini. Perubahan dapat meliputi kebijakan, waktu bekerja, jumlah pekerjaan, ataupun perpindahan lokasi kantor.

2. Tuntutan Untuk Multitask

Tuntutan bekerja di perusahaan startup adalah serba bisa dan multitask. Beberapa karyawan di perusahaan startup rata-rata memiliki double job atau random task. Bisa jadi saat ini kamu bekerja di bagian Human Resources, tapi karena atasan melihat kamu memiliki kemampuan desain maka besar kemungkinan kamu juga akan diminta untuk menjadi bagian dari team creative untuk desain konten di sosial media perusahaan.

unsplash.com
3. Belajar Hal Baru

Ini sebabnya startup sangat digandrungi para milenial. Perusahaan startup sangat terbuka untuk kamu yang fresh graduate, masih ingin belajar dan eksplor hal baru. Tidak perlu khawatir dengan atasan, karena di perusahaan startup atasan kamu adalah mentor kamu untuk sharing ilmu baru dan brainstorming kendala pekerjaan kamu.

4. Pertimbangan Resiko

Startup merupakan perusahaan yang sedang merintis, sehingga terdapat 2 kemungkinan yaitu perusahaan akan terus berkembang atau perusahaan justru gulung tikar. Kamu sebagai karyawan startup memiliki tanggung jawab untuk memantau dan mengusahakan agar resiko buruk dapat diminimalisir. Jika resiko ini dianggap sebagai kesempatan kamu untuk memulai karir dan mendapatkan pengalaman, maka jangan ragu-ragu lagi untuk bekerja di startup.

5. Ketidakpastian Pendapatan

Tidak dipungkiri, beberapa perusahaan startup masih mengandalkan investor untuk seluruh pembiayaan keperluan perusahaan. Hal ini membuat perusahaan sangat memilih karyawan yang dapat memberikan inovasi dan kontribusi, sehingga perusahaan tidak merasa membuang dana percuma. Namun ketika perusahaan menilai kamu sangat maksimal dalam bekerja, bisa jadi kamu akan mendapatkan bayaran lebih dari apa yang kamu minta loh!

Jadi, bagaimana? Apakah kamu sudah tertarik bekerja di perusahaan startup?


Jika kamu ingin tanya jawab seputar karir dan ilmu psikologi, bisa bergabung sebagai Talent Ekrutes.id. Yuk, buat akun pengembangan karirmu sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *