Apa Itu Aptitude Test dan Perannya dalam Perkembangan Karir?

aptitude test

Aptitude test sangat penting bagi kamu yang sedang mencari kerja atau sedang memasuki bekerja di bidang profesional.

Sehingga hal ini sangat direkomendasikan terutama bagi yang ingin menguji sejauh mana bakat dan potensi dirinya.

Memang tidak semua perusahaan dalam proses perekrutan karyawan baru memberikan tes seperti ini.

Ada banyak kesempatan bekerja tanpa menggunakan tes, namun hasilnya bagi kemajuan karir tentu akan berbeda.

Meski belum mendapat pekerjaan, kamu perlu mencoba melakukan tes ini.

Manfaatnya cukup banyak bagi perkembangan dan kemajuan di dunia kerja.

Berikut penjelasan tentang aptitude test dan perannya dalam perkembangan karirmu.

Apa yang Dimaksud dengan Aptitude Test?

tes aptitude

Aptitude test adalah tes atau pengujian untuk mengetahui sejauh mana seseorang dapat menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya.

Bisa juga dikatakan sebagai tes bakat atau minat bagi karyawan maupun calon karyawan yang bekerja di perusahaan.

Tes ini tidak menunjukkan pintar atau tidaknya kamu dalam bidang keahlian atau akademik karena tidak ada jawaban salah maupun benar.

Tujuannya adalah mengetahui dimana kekuatan dan kelemahanmu dalam menghadapi suatu tugas.

Kelemahan dan kekuatan tersebut merupakan bawaan yang menunjukkan karakteristik seseorang.

Dari hasil tes tersebut, maka perusahaan akan dapat menentukan di posisi manakah kamu akan ditempatkan sesuai dengan bakat dan minatmu.

Sehingga produktivitas kerja lebih maksimal dan bisa memberikan keuntungan kepada perusahaan.

Menurut American Psychologist Association, tes seperti ini merupakan instrument yang dirancang sedemikian rupa guna mengetahui potensi diri seseorang.

Biasanya tes ini digunakan untuk memprediksi keberhasilan seseorang dalam melakukan pekerjaan atau menempuh dunia pendidikan.

Macam-Macam Aptitude Test

Jenis atau materi yang tersedia di dalam tes ini cukup beragam.

Beberapa diantaranya merepresentasikan kemampuan seseorang ketika menghadapi suatu permasalahan.

Berikut jenis tes yang kerap digunakan untuk mengukur bakat dan kemampuan seseorang melalui tes aptitude ini, antara lain:

1. Bakat Kognitif

Test ini menggunakan skor dalam penilaiannya. Materi yang diujikan umumnya berhubungan dengan kapasitas intelektual seseorang.

Sehingga dari sini bisa diketahui bagaimana fungsi pikir seseorang yang menjalani tes tersebut.

Karena hal ini mempengaruhi cara kerja mereka dalam menghadapi masalah di tempat kerja.

2. Bakat Numerik

Tes angka yang memuat perhitungan, input, pengolahan data dan hal-hal terkait dengan data.

Untuk menilai apakah seseorang mampu bekerja secara berkesinambungan dalam waktu tertentu.

Tes ini dibutuhkan karena ada beberapa karyawan terkadang mudah bosan ketika bekerja di lapangan atau bahkan hanya terlihat professional di awal kerjanya saja.

Sehingga mereka tidak dapat bekerja berkesinambungan.

3. Bakat Verbal

Menguji kemampuan komunikasi verbal. Skor paling tinggi menunjukkan bahwa seseorang mampu memahami bahasa verbal yang rumit.

Tes ini dilakukan perusahaan kepada calon karyawannya supaya bisa mendapatkan pegawai yang terampil, professional, dan mampu berkomunikasi dengan baik ketika bekerja.

4. Penalaran Abstrak

Hasil terbaik tes ini merepresentasikan bahwa seseorang mampu memahami pola abstrak.

Bagaimana seseorang tersebut memberikan respon dan keputusan paling tepat dalam suatu situasi sulit.

5. Test Berpikir Kritis

Menguji kemampuan karyawan atau calon karyawan dalam mengolah tugas-tugas rumit.

Apakah karyawan tersebut berpikir out of the box atau mengikuti pola pikir kebanyakan orang.

6. Penalaran Diagram

Mengukur penalaran logika ketika dihadapkan pada gambar atau diagram.

Kemampuan abstrak yang tidak terlihat dari pribadi seseorang bisa dibaca dari hasil test ini.

7. Penalaran Spasial

Menguji kemampuan seseorang untuk memvisualisasikan sebuah benda yang ada di pikirannya.

Selanjutnya membuat sebuah solusi atas permasalahan dari hasil visualisasi tersebut.

Baca juga: Work Life Balance dan Manfaatnya Dalam Kehidupan Karir

5 Alasan Penting Kenapa Anda Perlu Melakukan Aptitude Test

Ada banyak manfaat yang akan kamu dapat ketika mengikuti aptitude test.

Maka tidak masalah jika kamu mengikuti tes ini secara mandiri.

Berikut adalah 5 manfaat penting kenapa kamu perlu mengikuti tes ini, antara lain:

1. Memahami kompetensi dan kelemahan

Kamu harus paham akan kemampuan diri sendiri. Apa saja kekuatan dan kelemahan diri kamu.

Bisa saja kamu lemah dalam hitungan namun pandai berkomunikasi.

Kelemahanmu bisa diperbaiki jika sudah terdeteksi sejak dini.

2. Menemukan pekerjaan sesuai bakat

Ingat bahwa pekerjaan terbaik adalah kesenangan yang dibayar.

Bisa dianalogikan, bakat yang dibayar.

Sehingga produktivitas kamu bisa maksimal karena cukup merealisasikan apa yang sudah dimiliki. Dimana kamu melakukan sesuatu sesuai minat dan bakatmu.

3. Membantu dalam pengambilan keputusan

Kamu bisa menentukan langkah terbaik dalam karir karena mengenali diri sendiri.

Tidak perlu terpengaruh arus kebanyakan orang ketika memilih peluang kerja.

Disini kamu bisa berhasil karena menjadi orang yang berbeda. Sehingga peluang untuk menjadi innovator semakin meningkat.

4. Meningkatkan kepuasan

Tes bakat membantu kamu menemukan passion.

Nantinya, kamu akan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dan ujung-ujungnya akan merasa lebih puas.

Bukan sekedar bertujuan untuk mendapatkan gaji setiap bulan namun lebih kepada dedikasi terhadap diri sendiri dan perusahaan.

5. Mudah memahami orang lain

Penting untuk dapat memahami orang lain yang nantinya akan menjadi partner kerja.

Alasannya karena dunia kerja tidak jarang dibutuhkan kerja sama antar tim.

Itulah sebabnya dibutuhkan tes ini supaya bisa lebih mudah berkoordinasi jika kamu memahami karakter rekan kerja dengan baik.

Baca juga: Ingin Lebih Mengenal Karakter? Inilah Jenis Tes Kepribadian Cocok untuk Anda!

Peran Aptitude Test Bagi Perkembangan Karir

Aptitude test sudah memenuhi semua aspek yang mendukung pengembangan diri seorang karyawan dalam perusahaan.

Dengan mengetahui potensi yang dimiliki kamu bisa menetapkan pilihan dalam berkarir.

Contoh kamu memiliki kompetensi verbal dengan skor tinggi.

Kamu bisa melamar pekerjaan berhubungan public relation.

Kemampuan yang kamu miliki akan mempercepat peningkatan posisi di sebuah perusahaan.

Seiring dengan pengalaman di dunia kerja, kamu bisa mengulang kembali tes bakat tersebut untuk mengukur diri sendiri.

Selanjutnya bisa digunakan untuk meningkatkan target pencapaian dalam bekerja.

Sehingga target karir kamu tercapai lebih cepat dan bisa sukses dalam hidup.

Sebab apa yang kamu miliki dan kembangkan dalam pekerjaan akan terbawa di kehidupan nyata, baik keluarga maupun masyarakat.

Ketika karir kamu menanjak meningkat dengan cepat, kamu bisa menjadi leader untuk orang lain.

Karena kamu bisa membantu rekan kerja mencapai target karirnya.

Selain itu, kamu juga bisa membantu karyawan baru beradaptasi, sekaligus mendorong kemajuan perusahaan dan seterusnya.

Penutup

Begitu pentingnya sebuah tes bakat dan kepribadian bagi perkembangan karir dan kehidupan pribadi.

Secara emosional, seseorang bisa mengolah hal-hal negatif menjadi positif yang lebih bermanfaat.

Kamu bisa melakukan test seperti ini secara mandiri dengan mengunjungi situs Ekrutes.id.

Platform loker ini dilengkapi dengan psikotes online.

Sehingga dalam proses dan praktiknya menjadi jauh lebih mudah dan simple dilakukan kapan saja.

Karena bisa dilakukan dengan hanya menggunakan smartphone saja.

Dari psikotest yang kamu kerjakan ini, hal tersebut akan memudahkan perusahaan menemukan talent-talent berkualitas sepertimu.

Artinya dengan mengakses Ekrutes.id bisa membuatmu lebih cepat mendapatkan pekerjaan impian sesuai dengan passion yang tercermin dari hasil aptitude test tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.